Langsung ke konten utama

Postingan

PERAN UNDP SEBAGAI ORGANISASI INTERNASIONAL DALAM PEMBERDAYAAN EKONOMI MASYARAKAT: STUDI KASUS PROGRAM PENGENTASAN KEMISKINAN DI INDONESIA

Pendahuluan   Kemiskinan masih menjadi salah satu permasalahan struktural yang dihadapi oleh banyak negara berkembang, termasuk Indonesia. Permasalahan ini tidak hanya berkaitan dengan rendahnya tingkat pendapatan masyarakat, tetapi juga mencakup keterbatasan akses terhadap pendidikan, kesehatan, dan kesempatan ekonomi, serta ketimpangan pembangunan antarwilayah (Bappenas, 2022). Kompleksitas tersebut menunjukkan bahwa pengentasan kemiskinan merupakan agenda pembangunan multidimensional yang memerlukan pendekatan lintas sektor dan lintas aktor.  Dalam konteks tata kelola global (global governance), organisasi internasional memainkan peran penting dalam memfasilitasi kerja sama lintas negara dan lintas sektor guna menjawab tantangan pembangunan yang bersifat kompleks dan transnasional (Weiss & Wilkinson, 2021). Organisasi internasional tidak lagi dipandang sekadar sebagai forum antarnegara, melainkan sebagai aktor aktif yang memiliki kapasitas normatif dan operasional dalam...
Postingan terbaru

ANALISIS PERAN ORGANISASI INTERNASIONAL DALAM PENYELESAIAN KONFLIK INTERNASIONAL

PENDAHULUAN  Organisasi ialah proses mempertemukan pekerjaan yang orang atau kelompok harus melakukan dengan kekuasaan yang diperlukan untuk pelaksanaannya, adapun kewajiban yang dilaksanakan itu dapat memberikan saluran terbaik bagi penyelenggara usaha yang efisien, teratur, positif, dan terkoordinasikan. (John M. Pfiffner dan S. Owen Lane, 1951). Organisasi ialah proses mempertemukan pekerjaan yang orang atau kelompok harus melakukan dengan kekuasaan yang diperlukan untuk pelaksanaannya, adapun kewajiban yang dilaksanakan itu dapat memberikan saluran terbaik bagi penyelenggara usaha yang efisien, teratur, positif, dan terkoordinasikan. (John M. Pfiffner dan S. Owen Lane, 1951).  Konflik internasional merupakan tantangan dalam sistem internasional yang berupa berbagai konflik kepentingan di antaranya seperti konflik politik,ekonomi,ideologi,dan potensi sumber daya yang memicu ketegangan yang berujung konflik bersenjata maupun non bersenjata. Jika dilihat dalam konteks globali...

PERAN WORLD HEALTH ORGANIZATION (WHO) DALAM TATA KELOLA KESEHATAN GLOBAL PASCA PANDEMI COVID-19

  Pandemi COVID-19 bukan sekadar krisis kesehatan, melainkan ujian besar bagi cara dunia mengelola kesehatan secara kolektif. Di balik angka kasus, kebijakan karantina, dan distribusi vaksin, terdapat satu aktor global yang perannya terus menjadi sorotan, yakni World Health Organization (WHO). Pandemi ini menyadarkan bahwa persoalan kesehatan tidak bisa lagi dipandang sebagai urusan domestik semata, melainkan isu global yang menuntut kerja sama lintas negara. Ketika hampir seluruh negara terdampak dalam waktu bersamaan, muncul pertanyaan penting mengenai siapa yang seharusnya memimpin koordinasi kesehatan dunia. Dalam konteks inilah peran WHO kembali diperdebatkan. Di satu sisi, WHO dipandang sebagai lembaga kunci dalam tata kelola kesehatan global, namun di sisi lain juga dikritik karena keterbatasan wewenang dan tekanan politik dari negara-negara anggotanya. Oleh karena itu, membahas peran WHO dalam tata kelola kesehatan global pasca pandemi menjadi penting untuk melihat sejauh ...

PERAN UNICEF DALAM PEMENUHAN DAN PERLINDUNGAN HAK ANAK DI INDONESIA

  PENDAHULUAN Pemenuhan dan perlindungan hak anak merupakan isu fundamental dalam pembangunan sosial dan kemanusiaan. Anak tidak hanya dipandang sebagai individu yang harus dilindungi, tetapi juga sebagai subjek hukum yang memiliki hak asasi manusia yang melekat sejak lahir. Mardiasmo (2018) menyatakan bahwa pembangunan sosial yang berkelanjutan harus menempatkan kelompok rentan, termasuk anak, sebagai prioritas utama dalam perumusan kebijakan publik. Dalam konteks Indonesia, persoalan perlindungan anak masih menjadi tantangan yang kompleks akibat faktor kemiskinan, rendahnya pendidikan, ketimpangan sosial, serta lemahnya penegakan hukum. Sejumlah penelitian mutakhir menunjukkan bahwa tingginya angka kekerasan dan eksploitasi anak di Indonesia menandakan belum optimalnya sistem perlindungan anak. Rahmawan, Nisyak, dan Aisyah (2021) menegaskan bahwa lemahnya koordinasi antar lembaga dan keterbatasan kapasitas pelaksana kebijakan menjadi faktor utama belum terpenuhinya hak anak secar...

PERAN ASEAN DALAM PEREKONOMIAN INTERNASIONAL

Pendahuluan Globalisasi telah membawa perubahan besar dalam hubungan antarnegara,   khususnya dalam bidang ekonomi. Interaksi ekonomi tidak lagi terbatas pada   hubungan bilateral, tetapi berkembang dalam kerangka kerja sama multilateral dan   regional. Dalam konteks ini, organisasi internasional memiliki peran penting sebagai   sarana koordinasi, pengaturan, dan fasilitasi kerja sama antarnegara. Salah satu   organisasi regional yang memiliki pengaruh besar dalam perekonomian internasional   adalah Association of Southeast Asian Nations (ASEAN). ASEAN didirikan pada 8 Agustus 1967 melalui Deklarasi Bangkok oleh lima negara   pendiri, yaitu I ndonesia, Malaysia, Thailand, Singapura, dan Filipina. Seiring   berjalannya waktu, keanggotaan ASEAN berkembang menjadi sepuluh negara.   Awalnya, ASEAN lebih berfokus pada stabilitas politik dan keamanan kawasan,   namun dalam perkembangannya, kerja sama ekonomi menjadi salah satu pilar  uta...